Tim Trip Keliling DiengKuliner6 menit baca

Makanan khas Dieng dan Wonosobo yang wajib dicoba saat dingin

Ilustrasi Dieng saat siang cerah dengan Sindoro
Ilustrasi Dieng saat siang (lukisan digital, bukan foto).

Jawaban singkat

Makanan khas Dieng dan Wonosobo yang paling dicari adalah mie ongklok dengan sate sapi dan tempe kemul, manisan carica, purwaceng hangat, kentang goreng Dieng, kacang Dieng, dan jagung bakar. Mie ongklok paling banyak dijual di warung di Wonosobo, sedangkan carica, purwaceng, dan kacang Dieng ada di kios oleh-oleh sepanjang jalan Dieng. Karena suhu siang 15 sampai 20 derajat dan malam di bawah 10 derajat, menu hangat dan berkuah paling cocok.

Dieng dingin hampir sepanjang hari. Siang sekitar 15 sampai 20 derajat, malam bisa di bawah 10. Makanan di sini mengikuti suhu itu: hangat, berkuah, dan mengenyangkan. Sebagian besar hidangan sebenarnya khas Wonosobo, kabupaten di bawah Dieng, lalu ikut naik ke dataran tinggi lewat warung dan kios.

Artikel ini merangkum apa saja yang layak dicoba, di jenis tempat seperti apa biasanya ditemukan, dan kapan paling pas dimakan dalam alur sehari di Dieng.

Mie ongklok, menu utama Wonosobo

Mie ongklok adalah mie rebus dengan kuah kental dari kanji. Kuahnya gurih sedikit manis, biasanya diberi kol dan daun kucai. Pelengkap standarnya sate sapi dan tempe kemul. Nama ongklok diambil dari alat rebus bambu yang dipakai mengocok mie di air mendidih.

Warung mie ongklok paling banyak ada di Wonosobo, kota di bawah Dieng. Di kawasan Dieng sendiri juga ada beberapa warung yang menyajikannya, biasanya di sepanjang jalan utama dekat kompleks candi. Kalau rute kamu lewat Wonosobo, mampir makan di sana lebih mudah karena pilihan lebih banyak dan parkir lebih longgar.

Mie ongklok cocok untuk makan siang atau malam. Porsinya tidak terlalu besar, jadi sate sapi hampir selalu ikut dipesan.

Tempe kemul, camilan yang ada di mana-mana

Tempe kemul adalah tempe goreng berbalut tepung dengan daun kucai. Kemul artinya selimut, merujuk pada lapisan tepung yang menutupi tempe. Rasanya gurih, renyah di luar, dan paling enak dimakan panas dengan cabai rawit.

Hampir semua warung di Dieng dan Wonosobo menjualnya. Ada di warung mie ongklok, warung kopi di dekat spot wisata, sampai gerobak kecil di area parkir. Ini camilan paling mudah ditemukan, jadi cocok dijadikan pengganjal sambil menunggu rombongan kumpul.

Minuman hangat: purwaceng, kopi, teh

Purwaceng adalah tanaman yang tumbuh di dataran tinggi Dieng. Akarnya dikeringkan dan diseduh jadi minuman herbal hangat. Rasanya sedikit pahit dan pedas di tenggorokan. Biasanya dicampur kopi atau susu supaya lebih mudah diminum. Banyak warung kopi di Dieng menyediakannya dalam bentuk sachet atau seduhan.

Selain purwaceng, kopi dan teh hangat jadi teman wajib. Teh dari kebun teh Kejajar dijual di kios oleh-oleh dan sering disajikan di penginapan. Setelah turun dari Sikunir pagi hari, segelas teh atau kopi hangat di warung dekat parkiran biasanya jadi hal pertama yang dicari.

Kentang, kacang, dan jagung bakar

Kentang adalah komoditas utama Dieng. Ladangnya terlihat hampir di semua lereng. Di warung, kentang disajikan sebagai kentang goreng, sering dengan bumbu sederhana. Rasanya lebih padat dibanding kentang dataran rendah.

Kacang Dieng, atau kacang babi, adalah kacang besar yang digoreng sampai renyah. Dijual dalam kemasan di kios oleh-oleh, tapi juga sering ada di meja warung sebagai camilan.

Jagung bakar dijual di beberapa titik dekat spot wisata, terutama sore sampai malam. Dimakan sambil berdiri di udara dingin, jagung bakar terasa pas.

Buah dataran tinggi: carica dan terong Belanda

Carica adalah pepaya gunung yang hanya tumbuh di dataran tinggi. Buahnya kecil, tidak dimakan mentah karena getahnya, tapi diolah jadi manisan dalam sirup. Dijual dalam cup atau botol di hampir semua kios oleh-oleh. Dingin dari lemari pendingin, manisan carica enak dimakan siang hari sebagai pencuci mulut.

Terong Belanda adalah buah berwarna merah keunguan yang dijadikan jus atau sirup. Rasanya asam manis. Beberapa warung menyediakannya sebagai jus segar.

Tabel: makanan dan kapan cocok dimakan

MakananBiasanya ditemukan diPaling pas dimakan
Mie ongklok dan sate sapiWarung mie ongklok di Wonosobo, beberapa di DiengSiang atau malam
Tempe kemulHampir semua warung dan gerobakKapan saja, sambil menunggu
PurwacengWarung kopi, kios oleh-olehMalam atau setelah sunrise
Kopi dan teh hangatWarung dekat spot wisata, penginapanSubuh dan pagi
Kentang gorengWarung di sekitar candi dan telagaSiang
Kacang DiengKios oleh-oleh, meja warungCamilan perjalanan
Jagung bakarGerobak dekat spot wisataSore dan malam
Manisan caricaKios oleh-olehSiang, pencuci mulut

Sarapan sebelum sunrise

Ini bagian yang sering terlewat saat merencanakan trip. Jeep sunrise menjemput sebelum subuh, biasanya sekitar jam 3 sampai 4 pagi. Pada jam itu, hampir semua warung masih tutup.

Beberapa penginapan menyediakan teh dan roti sederhana untuk tamu yang berangkat pagi, tapi tidak semua. Warung di sekitar parkiran Sikunir mulai buka menjelang subuh, menjual kopi, teh, dan gorengan. Jadi pola yang realistis: minum teh hangat di penginapan, berangkat, lalu sarapan sungguhan di warung setelah turun dari bukit sekitar jam 6 atau 7.

Kalau kamu membawa anak atau lansia, siapkan camilan sendiri dari malam sebelumnya. Udara dingin membuat perut cepat lapar, dan perut kosong di ketinggian bikin pusing.

Rincian jam dan persiapan ada di sunrise Bukit Sikunir.

Tips makan di Dieng

  • Pesan yang hangat dan berkuah untuk makan malam. Suhu turun cepat setelah matahari terbenam.
  • Warung di dekat spot wisata ramai antara jam 11 sampai 13. Rombongan sebaiknya makan sebelum atau sesudahnya.
  • Bawa botol minum. Udara kering di ketinggian membuat tubuh kekurangan cairan tanpa terasa.
  • Kalau ingin mencoba semuanya, pesan beberapa menu untuk dibagi. Porsi warung di sini umumnya cukup besar.
  • Oleh-oleh seperti carica dan kacang Dieng lebih mudah dibeli di akhir trip, supaya tidak dibawa keliling. Daftarnya ada di oleh-oleh khas Dieng.

Kapan sebaiknya dibantu Trip Keliling Dieng

Kalau kamu datang berdua atau berempat, makan di warung adalah cara terbaik. Pilih sendiri, duduk di mana saja, selesai dalam setengah jam. Tidak perlu bantuan siapa pun.

Ceritanya berbeda untuk rombongan 20 orang ke atas. Mencari warung dengan parkir cukup, menunggu 20 porsi dimasak, lalu mengatur jam makan di sela jadwal jeep dan candi sering menghabiskan satu jam lebih. Untuk kondisi itu, kami menyiapkan catering nasi box atau prasmanan yang diantar ke titik kumpul atau villa, dengan menu yang bisa disesuaikan untuk alergi atau lansia. Cara mengaturnya dijelaskan di tempat makan untuk rombongan. Tanya lewat WhatsApp.

Perlu makan siang atau makan malam untuk rombongan?

Nasi box atau prasmanan, diantar ke titik kumpul atau villa.

Tanya lewat WhatsAppatau rakit perjalananmu

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa makanan khas Dieng yang paling terkenal?

Mie ongklok dengan sate sapi dan tempe kemul, lalu manisan carica dan purwaceng. Mie ongklok asalnya dari Wonosobo, kota di bawah Dieng, tapi juga ada di beberapa warung di kawasan Dieng.

Apakah mie ongklok ada di Dieng atau hanya di Wonosobo?

Ada di keduanya, tapi pilihan warung jauh lebih banyak di Wonosobo. Di Dieng biasanya hanya beberapa warung di sepanjang jalan utama dekat kompleks candi.

Apa itu purwaceng dan bagaimana rasanya?

Purwaceng adalah minuman herbal dari akar tanaman purwaceng yang tumbuh di Dieng. Rasanya sedikit pahit dan menghangatkan, biasanya dicampur kopi atau susu supaya lebih enak diminum.

Di mana sarapan sebelum sunrise di Dieng?

Jam 3 sampai 4 pagi hampir semua warung tutup. Pola yang realistis adalah minum teh hangat di penginapan, lalu sarapan di warung dekat parkiran Sikunir yang buka menjelang subuh, atau sarapan setelah turun sekitar jam 6 sampai 7.

Apakah carica bisa dimakan langsung?

Tidak, buah carica mentah bergetah dan tidak enak. Carica diolah jadi manisan dalam sirup dan dijual dalam cup atau botol di kios oleh-oleh.

Makanan apa yang cocok untuk malam hari di Dieng?

Yang hangat dan berkuah: mie ongklok, sate sapi, tempe kemul panas, dan purwaceng atau teh hangat. Suhu malam di Dieng bisa di bawah 10 derajat.

Diperbarui 28 Oktober 2026. Jam dan alur di artikel ini contoh, bukan jadwal yang dijanjikan. Harga mengikuti musim dan jumlah orang, tanya lewat WhatsApp.

Artikel lain di Kuliner